Apr
28
2009

Sekali lagi tentang Cinta

Semarang pada sebuah Sabtu pagi, ketika matahari mulai beranjak sepenggalah.

Aku bertemu dengannya, tanpa sengaja. Sebentar, tanpa sengaja?benarkah tanpa sengaja?bukankah kedatanganku kesini adalah sebuah kesengajaan yang sudah aku rencanakan?malah, sudah aku persiapkan jauh-jauh hari dengan sesempurna mungkin.

Berarti, pertemuanku dengannya sudah direncanakan dong..

Tapi aku kan ngga kenal dia sebelumnya…

Hanya kebetulan saja kami memiliki kesamaan tujuan sehingga dapat bertemu disini.

Kebetulan ?

Ah, entahlah..kadang-kadang dalam hidup ngga semua harus dmengerti.

Tapi aku tau, ini adalah sebuah pertemuan yang telah direncanakan Tuhan dan aku hanya sekedar menjalaninya.

Dia. Tidak teramat tampan sebenarnya. Tapi ternyata terlalu menarik untuk dilupakan..

Ada yang tersisa setelah pertemuan (baca:perkenalan) kami. Aku mengaguminya. Cara berpikirnya simpel. Praktis. Tapi cerdas. Satu lagi : dia memiliki sesuatu yang aku ngga memilikinya sama sekali : tenang dan sabar. Dan aku merasa nyaman duduk didekatnya.

Tapi ternyata kami ngga memiliki cukup waktu. Aku harus pulang. Back to my place.

Selanjutnya, setelah aku di purwokerto

Aku mendadak menjadi sayang banget dengan handphone dan wireless modem-ku. Karena ada dia disitu. Wlo hanya sekedar short message ato pun surat elektronik.

Sahabatku bilang, aku ngga pernah bete lagi sekarang, wlo kepala sekolah memberi aku bnyak kerjaan selama liburan ini.

Murid-muridku bilang, aku ngga galak lagi wlo mereka terlambat masuk kelas teater tadi pagi.

Adikku bilang, aku ngga uring-uringan lagi wlo tukang sayur langgananku salah menghitung harga belanjaan spt biasanya.

Ada apa denganku ?

Selama ini aku selalu ngga bisa sabar, ngga bisa tenang dan selalu emosional.

Apa karena dia..?

Entahlah..

Anyway, aku bersyukur bisa mengenalnya.

Apr
28
2009

Belajar Mencintai Seseorang Yang Tidak Sempurna Dengan Cara Yang Sempurna

Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat,
Itulah kesempatan.
Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.
Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan.  Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.
Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat :

“Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil”

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada.
Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin : Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak…
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,

Oct
4
2007

Waktu yang terlewatkan

Suatu kali aku berpikir di senja kuning tua
Tentang sayangmu itu
Yang berdesir lewat tarian angin sore
Mengitariku
Lalu aku jatuh cinta pada setiap rasanya aku pikir aku jatuh cinta padamu.
Tapi ternyata aku salah. ada perasaan yang sudah tercatatkan. oleh norma. juga agama.
kita tidak bisa begitu saja menyalahkan waktu yang terlambat mempertemukan kita. Tidak ada yang salah. sama sekali tidak ada. tidak juga cinta dan sayang ini. dalam hidup, terkadang tidak semua yang kita inginkan bisa kita miliki. dan bagiku, kamu adalah sesuatu yang ngga bisa aku miliki itu. betapapun aku sangat menginginkannya.
maafkan aku atas perasaan yang terlewatkan ini.
tapi aku pikir, kita akan lebih bahagia di jalan kita masing2. karena aku tidak ingin menyakiti siapapun.
bagiku, menikah adalah sebuah keberanian untuk berbagi kebebasan. dan kini aku sudah tidak bisa bebas lagi. dan aku bahagia.
aku harap kamu pun begitu

Kalender

January 2012
M T W T F S S
« Apr    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Artikel Populer

Arsip Artikel Lainnya